Senin, 07/11/2016 12:57 WIB
Penulis: Paulus Napitupulu
Tanjung Jabung Barat - Eltrapost,
Dalam rangka mensukseskan program Pemerintah Pusat dalam upaya meningkatkan hasil produk pertanian dibidang pangan seperti Padi, Jagung, dan Kedelai Gubernur Jambi H.Zumi Zola, S.TP, MA memberikan langsung bantuan alat-alat Pertanian Kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN).
Bantuan alat Pertanian ini diberikan Gubernur kepada Ketua Kelompok Tani Maju Jaya di Desa Rawa Medang Kecamatan Bukit Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, 3/10/ 2016 yang lalu, bantuan yang diberikan adalah Empat Unit Mesin Penanam Padi dan Tiga Unit Traktor Tangan, dimana traktor tangan ini adalah bantuan dari Danrem Jambi.
Untuk memastikan alat-alat yang diberikan ini berfungsi baik Gubernur langsung mencobanya dengan turun sendiri menggunakan mesin-mesin bantuan ini menanam Padi dan mengelola persawahan.
Dalam Kata Sambutannya Gubernur mengatakan; Pemerintah Provinsi Jambi sangat serius untuk memajukan pertanian pangan agar Provinsi Jambi menjadi daerah penghasil pangan di bidang Padi, Jagung, dan Kedelai, untuk itu Dia mempersilahkan Kelompok Tani agar memberikan proposal bantuan ke Pemkab dan Pemrov Jambi, dan Pemrov dan Pemkab dan mereka pasti membantu.
Agar Para Kelompok Tani mendapat bantuan, Gubernur meminta Kelompok Tani dalam profosalnya agar meminta Alat-Alat Pertanian yang Spesifik dan Profosal dapat diajukan ke Pemkab atau Pemprov Jambi, dan diakhir sambutannya Gubernur mengharapkan bantuan ini akan mendapat hasil panen yang melimpah dari daerah ini.
Wakil Bupati Tanjung Jagung Barat, H.Amir Syakib menyatakan dalam sambutannya; Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk, Pemrintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencanangkan program peningkatan produksi padi dengan pemanfaata luas lahan pasang surut, yang selama ini satu kali panen setahun menjadi dua kali panen setahun. Dengan program ini disamping meningkatkan jumlah produksi juga sekaligus mensejahterakan Para petani.
Amir menjelaskan, Kecamatan Batang Asam mempunyai potensi sawah seluas ± 1000 Ha, merupakan penumbang terbesar produk padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan potensi sawah irigasi yang paling baik di Provinsi Jambi, Petani di Desa Sri Agung dan Desa Rawa Medang mempunyai rata-rat produktivitas hasil panen padi 5,5 sampai 6 ton per Ha. Dengan adanya pertambahan alat-alat teknologi pertanian yang baik diharapkan hasil produk Padi akan lebih meningkat.
Selanjutnya Wakil Bupati ini mengatakan, Luas lahan untuk sasaran tanam Oktober 2016 sampai Maret 2017 (Okma), adalah 10.107 Ha, dan terealisasi sampai oktober 2016 seluas 258 Ha, dimana ini merupakan Kalender tanam Kementerian Pertanian.
Untuk memenuhi target ini, para petani melalui Kelompok tani telah dibantu benih unggul Label Biru melalui Kegiatan APBN seluas 6000 Ha dengan benih 150 Ton. Kebutuhan benih yang tinggi ini merupakan peluang bagi petani penangkar di Tanjung Jabung Barat, pada Tahun 2016 luas penangkaran Padi sekitar 200 Ha yang diperkirakan menghasilkan 400 Ton benih.
Dalam akhir sambutannya Amir mengatakan, untuk menunjang keberhasilan peningkatan pruduksi Padi, Kelompok Tani mendapat bantuan APBD dan APBN Tahun 2016 berupa 74 Unit hand tractor, 22 Unit pompa air, 8 Unit rice planter, 3 Unit gedung benih, serta 3 Unit rice miling umit (RMU).
Kepala Desa Rawa Medang, Li Safra’I saat memberi sambutan mengatakan; Mayoritas penduduk Desa Rawa Medang adalah bermata pencaharian bertani di sawah, luas Desa Rawa Medang 1.066 Ha, terdiri dari 484 Ha lahan pertanian sawah, 51 Ha lahan perkebunan, 531 Ha untuk perumahan dan pekarangan, dengan jumlah kepala keluarga 633 dan jumlah penduduk 2.269 jiwa.
Selanjutnya Kepala Desa mengatakan, dengan adanya bantuan alat – alat pertanian berupa mesin-mesin ini dari Pemerintahan Kabupaten Tanjung Barat dan Pemerintahan Provinsi Jambi, terutama mesin panen padi akan membuat para petani semakin giat bekerja dan hasil panen semakin bertambah.
Diakhir sambutannya Kepala Desa, Li Safra’I mengapresiasi kerja keras GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Maju Jaya Rawa Medang yang telah bekerja dengan baik dan antara para Kelompok tani saling membantu sehingga bantuan ini dapat diberikan Pemkab dan Pemrov Jambi.
Usai penanaman padi, Gebernur Jambi dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat melakukan dialog dengan para petani, kemudian diakhir acara Gubernur menebar 2000 ekor benih ikan lele di areal persawahan masyarakat Desa Rawa Medang. (Paulus N)
Gubernur Jambi Memberikan Bantuan Mesin Pertanian Kepada Gapoktan Maju Jaya-Rawa Medang
Tanjung Jabung Barat - Eltrapost, Dalam rangka mensukseskan program Pemerintah Pusat dalam upaya meningkatkan hasil produk pertanian dibidang pangan seperti Padi, Jagung, dan Kedelai Gubernur Jambi H.Zumi Zola, S.TP, MA memberikan langsung bantuan alat-alat Pertanian Kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN).
Bantuan alat Pertanian ini diberikan Gubernur kepada Ketua Kelompok Tani Maju Jaya di Desa Rawa Medang Kecamatan Bukit Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, 3/10/ 2016 yang lalu, bantuan yang diberikan adalah Empat Unit Mesin Penanam Padi dan Tiga Unit Traktor Tangan, dimana traktor tangan ini adalah bantuan dari Danrem Jambi.
Untuk memastikan alat-alat yang diberikan ini berfungsi baik Gubernur langsung mencobanya dengan turun sendiri menggunakan mesin-mesin bantuan ini menanam Padi dan mengelola persawahan.
Dalam Kata Sambutannya Gubernur mengatakan; Pemerintah Provinsi Jambi sangat serius untuk memajukan pertanian pangan agar Provinsi Jambi menjadi daerah penghasil pangan di bidang Padi, Jagung, dan Kedelai, untuk itu Dia mempersilahkan Kelompok Tani agar memberikan proposal bantuan ke Pemkab dan Pemrov Jambi, dan Pemrov dan Pemkab dan mereka pasti membantu.
Agar Para Kelompok Tani mendapat bantuan, Gubernur meminta Kelompok Tani dalam profosalnya agar meminta Alat-Alat Pertanian yang Spesifik dan Profosal dapat diajukan ke Pemkab atau Pemprov Jambi, dan diakhir sambutannya Gubernur mengharapkan bantuan ini akan mendapat hasil panen yang melimpah dari daerah ini.
Wakil Bupati Tanjung Jagung Barat, H.Amir Syakib menyatakan dalam sambutannya; Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk, Pemrintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencanangkan program peningkatan produksi padi dengan pemanfaata luas lahan pasang surut, yang selama ini satu kali panen setahun menjadi dua kali panen setahun. Dengan program ini disamping meningkatkan jumlah produksi juga sekaligus mensejahterakan Para petani.
Amir menjelaskan, Kecamatan Batang Asam mempunyai potensi sawah seluas ± 1000 Ha, merupakan penumbang terbesar produk padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan potensi sawah irigasi yang paling baik di Provinsi Jambi, Petani di Desa Sri Agung dan Desa Rawa Medang mempunyai rata-rat produktivitas hasil panen padi 5,5 sampai 6 ton per Ha. Dengan adanya pertambahan alat-alat teknologi pertanian yang baik diharapkan hasil produk Padi akan lebih meningkat.
Selanjutnya Wakil Bupati ini mengatakan, Luas lahan untuk sasaran tanam Oktober 2016 sampai Maret 2017 (Okma), adalah 10.107 Ha, dan terealisasi sampai oktober 2016 seluas 258 Ha, dimana ini merupakan Kalender tanam Kementerian Pertanian.
Untuk memenuhi target ini, para petani melalui Kelompok tani telah dibantu benih unggul Label Biru melalui Kegiatan APBN seluas 6000 Ha dengan benih 150 Ton. Kebutuhan benih yang tinggi ini merupakan peluang bagi petani penangkar di Tanjung Jabung Barat, pada Tahun 2016 luas penangkaran Padi sekitar 200 Ha yang diperkirakan menghasilkan 400 Ton benih.
Dalam akhir sambutannya Amir mengatakan, untuk menunjang keberhasilan peningkatan pruduksi Padi, Kelompok Tani mendapat bantuan APBD dan APBN Tahun 2016 berupa 74 Unit hand tractor, 22 Unit pompa air, 8 Unit rice planter, 3 Unit gedung benih, serta 3 Unit rice miling umit (RMU).
Kepala Desa Rawa Medang, Li Safra’I saat memberi sambutan mengatakan; Mayoritas penduduk Desa Rawa Medang adalah bermata pencaharian bertani di sawah, luas Desa Rawa Medang 1.066 Ha, terdiri dari 484 Ha lahan pertanian sawah, 51 Ha lahan perkebunan, 531 Ha untuk perumahan dan pekarangan, dengan jumlah kepala keluarga 633 dan jumlah penduduk 2.269 jiwa.
Selanjutnya Kepala Desa mengatakan, dengan adanya bantuan alat – alat pertanian berupa mesin-mesin ini dari Pemerintahan Kabupaten Tanjung Barat dan Pemerintahan Provinsi Jambi, terutama mesin panen padi akan membuat para petani semakin giat bekerja dan hasil panen semakin bertambah.
Diakhir sambutannya Kepala Desa, Li Safra’I mengapresiasi kerja keras GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Maju Jaya Rawa Medang yang telah bekerja dengan baik dan antara para Kelompok tani saling membantu sehingga bantuan ini dapat diberikan Pemkab dan Pemrov Jambi.
Usai penanaman padi, Gebernur Jambi dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat melakukan dialog dengan para petani, kemudian diakhir acara Gubernur menebar 2000 ekor benih ikan lele di areal persawahan masyarakat Desa Rawa Medang. (Paulus N)
