Sabtu, 20/12/2014 21:05 WIB

“HORE – HORE – HORE… PT JASARAHARJA MEMBAGI – BAGI UANG KE INSTANSI-INSTANSI PEMERINTAH DAN ORGANDA”?

Penulis: Drs Jannus Panjaitan
Jakarta - Eltrapost,     Hore-hore-hore … PT Jasa raharja yang menampung dan mengelola Dana sumbangnan wajib dana kecelakaan lalulintas Jalan  (SWDKLLJ) yang dipungut dari setia Wajib Pajak (WP) yang membayar pajak  Kenderaan bermotornya sangatlah  baik hati kepada Intansi-Intansi Pemerintah yang berhubungan dengan Lalulintas dan  ORGANDA . Karena mereka sangat baik membagi-bagi Uang tersebut kepada mereka.
    Saking baiknya PT Jasaraharja ini membagi uang Wajip Pajak ini, mereka hanya menampung setengah dari pembayaran WP ini menjadi KAS mereka. Demikanlah informasi yang diperoleh media ini dari masyarakat,awal Desember 2014 yang lalu,  saat pusing-pusingnya mengurus klaim Jasa Raharja dari seorang Ibu yang malang, karena tidak dapat dicairkan PT Jasaraharja karena kurag persyaratan administrasi, walaupun merek sudah yakin berdasarkan penelusuran bahwa Ibu yang malang ini ahli waris.
      Menurut nara sunber,   uang SWDKLLJ ini  hamper setengah dari setoran WP dibagi-bagi ke setiap Intansi pemerintah yang tugas utamanya mengurusi jalan mulai dari Jajaran Atas seperti Departemen Perhubungnan, KORLANTAS MABES DAN ORGANDA PUSAT sampai ke jajaran Pemerintahan  Provinsi,  Pemerintahan Kota/Kabupaten, serta Organdanya.
    Dari pengamatan media ini disetiap SAMSAT pembayaran pajak kenderaan bermotor para wajib pajak atau yang mewakilinya tidak pernah mengeluh atau protes tentang pembayaran SWDKLLJ ini karena mereka beranggapan bahwa ini adalah suatu cara pemerintah untuk mengurangi beban para pengendara yang mengalami kecelakaan.
    Besarnya uang yang dibayar WP untuk sumbangnan wajib ini adalah sebesar Rp 35.000,00 ( Tiga puluh lima ribu rupiah) untuk Sepeda motor, dan Denda keterlambatan sebesar Rp 30.000,00 (Tiga puluh ribu rupiah) per tahun, walaupun satu hari terlambat tetap dihitung satu tahun. Sedangkan untuk mobil SWDKLLJ ini sebesar Rp 65.000, 00 ( Enam puluh lima ribu rupiah) per tahun dan Denda keterlambatan sebesar Rp 60.000,00.
    Dari jumlah kenderaan bermotor yang sampai jutaan jumlahnya di seluruh Indonesia terutama kenderaan bermotor uang yang dikumpul dari WP setiap tahun pastilah besar sekali atau mencapai Triliunan rupiah, dan tentu yang dibagi-bagi juga mencapai triliuanan rupiah.
    Karena  Menteri Keuangan, DPR dan Presiden belum pernah diketahui media ini mengumumkan ke publik tentang pembagian uang Triliuanan rupiah ini, maka  media memberitakannya  agar masyarakat mengetahui,  Uang mereka dibagi-bagi rupanya ke berbagai Instansi Pemerintah dan ORGANDA.
    Agar pemberitaan tentang pembagian Uang terbesar di Dunia ini dapat dibaca  secara komlek, media ini telah mengkonfirmasikan melalui surat konfirmasi ke DIRUT PT JASARAHARJA pada 9 Desember 2014 yang lalu, dan hari itu juga ditembuskan ke Ketua Badan  Pemeriksa Keuangan RI, dan tembusan yang lainnya akan menyusul, tetapi sampai berita ini di turunkan belum ada tanggapan.
    Karena media ini sedang mengurus klaim jasaraharja dari salah seorang Ibu yang Malang, yang  belum cair sampai berita ini diturunkan, walaupun media ini telah meminta permohonan ke DIRUT  PT  JASARAHARJA  disertai  Dokumen yang setumpuk, dan juga  hasil penelusuran jajaran mereka tentang Siapa ahli waris, mulai dari Cabang PT Jasaraharja Siantar SUMUT,_Perwakilan Jasaraharja BALIGE TOBASA, dan Perwakilan Jasaraharja Kota Bekasi, menjadi bertanya-tanya, padahal DIRUT ini sangat baik membagi Uang Triliuanan kepada Intansi Pemerintah yang lain tanpa ada rasa sungkan atau ragu.
    Ketika dikonfirmasi pembagian Uang Triliuanan rupiah ini ke beberapa  Janda Cantik di berbagai tempat di Jabodetabek, mereka terheran-heran  dan tidak yakin ada DIRUT sebaik itu membagi Uang Triliuanan rupiah, tetapi kemudian mereka tersenyum dan mengucapkan, DIRUT seperti ini yang mereka cari, dan juga ingin DIRUT membeberkan ke publiK siapa-siapa yang mendapat, dan berapa jumlahnya,  agar mereka dapat membuat program khusus untuk mendekati yang menerima, kan Asik Bang, ujar salah satu dari mereka.
    Dan salah satu dari para janda cantik itu mengucapkan salam kenal dengan DIRUT yang sangat baik ini, dan bersiul-siul, H O R E  -  H O R E  - H O R E …………….,D I R U T    PT.  J A S A R A H A R J A……… M EMANG             A……..S………….I………..K       DAH,  B A I K   AH!